Apa Itu Pesan Moral dalam Cerita? Ini Penjelasannya

Karya sastra, termasuk cerita fiksi ataupun nonfiksi, artinya cerminan, ilustrasi, atau refleksi kehidupan rakyat. Melalui karya sastra, pengarang berusaha berkata lika-liku kehidupan warga yang mereka rasakan serta mereka alami.

Pesan yang ingin disampaikan pengarang pada pembaca itu dianggap dengan pesan moral. Pesan moral adalah unsur intrinsik, yaitu unsur primer yang wajib ada pada sebuah cerita. Unsur inilah yg membentuk keutuhan cerita tersebut.

menggunakan kata lain, pesan moral menjadi bagian krusial pada sebuah cerita. Adanya pesan moral menunjukkan bahwa cerita tersebut tak hanya menghibur, namun juga membawa manfaat bagi pembacanya.

Pesan moral umumnya disampaikan melalui tokoh, latar, maupun alur cerita itu sendiri. penerangan lebih lanjut mengenai apa itu pesan moral dapat disimak pada ulasan berikut ini.

Apa Itu Pesan Moral dalam Cerita? Ini Penjelasannya

Pesan moral ialah amanat dalam sebuah cerita atau karya lainnya yang ingin disampaikan oleh pengarang pada pembaca. Pesan yang ingin disampaikan biasanya berupa pesan moral berupa nilai-nilai baik yg bisa dijadikan teladan atau contoh bagi para pembaca.

Pesan moral di cerita dapat disampaikan secara tersirat atau tersurat. Secara implisit adalah tidak langsung, bisa disampaikan melalui perkembangan tokoh, sedangkan pesan moral yg tersurat ditunjukkan secara eksklusif, misalnya lewat dialog antartokoh.

Mengutip kitab Teori Pengkajian Fiksi sang Burhan Nurgiyantoro, pesan moral dalam cerita umumnya mencerminkan pandangan hidup pengarang serta pandangannya tentang nilai-nilai kebenaran. Itulah yg ingin disampaikannya kepada pembaca.

Melalui cerita, perilaku, serta tingkah laris tokoh-tokoh pada karya itulah pembaca diharapkan bisa mengambil pesan tersirat, pelajaran, serta pesan-pesan moral yang disampaikan atau diamanatkan buat diterapkan pada kehidupan sehari-hari.

Pesan moral yang disampaikan lewat cerita fiksi tentu tidak sinkron efeknya dengan yang disampaikan lewat cerita nonfiksi. Cerita fiksi memberikan pesan moral yang bekerjasama dengan sifat-sifat luhur kemanusiaan.

Sifat-sifat luhur tersebut umumnya bersifat universal. artinya, sifat-sifat itu dimiliki serta diyakini kebenarannya sang poly orang.

Sebuah cerita yang menunjukkan pesan moral bersifat universal umumnya akan diterima serta dinikmati sang rakyat secara universal juga. Meski tetap dipengaruhi sang unsur intrinsik lain mirip tema, latar, juga penokohan.

Adanya pesan moral yg dekat menggunakan kehidupan masyarakat juga bisa membuat pembaca lebih mendalami cerita tersebut. Pembaca bisa ikut mencicipi apa yang tengah dialami tokoh sebagai akibatnya dapat merefleksikannya dalam kehidupan sehari-hari.

contoh pesan moral dapat dipahami menggunakan mudah pada cerita Malin Kundang. Pesan moral yang ingin disampaikan oleh pengarang antara lain:

  • wajib berbakti kepada orangtua, dalam keadaan susah maupun suka .
  • tidak boleh lupa diri.
  • Kerja keras akan berakibat yang akan terjadi selama berjuang dengan pantang menyerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.